Kamis, 21 Januari 2016

CARA MEMASANG SAKELAR OTOMATIS POMPA AIR LISTRIK UNTUK TANGKI AIR/TOREN

Sejalan dengan perkembangan zaman maka manusiapun berkeinginan membuat suatu alat untuk memperingan pekerjaan mereka, tak terkecuali cara mengambil air dari perut bumi, dari mulai menimbanya langsung ke dalam sumur gali, mengalirkannya dengan pompa air manual, sampai dengan pompa air listrik, dengan ditemukannya alat yang berupa sakelar otomatis untuk pompa air listrik maka manusiapun dengan sangat mudah mendapatkan air.
Uraian di bawah ini akan menjelaskan cara-cara menginstal alat untuk menghidupkan dan mematikan mesin air otomatis yang menggunakan dua buah pelampung di dalam tangki air yang dihubungkan dengan tuas sakelar.
Cara memasang pelampung (Radar) dan sakelar otomatis:
sakelar otomatis dan pelampung tangki air
gambar ilustrasi pelampung tangki air
  1. Buatlah lubang pada pada gagian atas tangki tepatnya di pinggir lubang besar tangki(ada sebagian tangki air yang sudah memiliki lubang khusus untuk sakelar otomatis). dianeter lubang disesuaikan dengan ukuran sakelar tersebut.
  2. Ikatlah tali pada tuas sakelar kemudian ukurlah panjang tali kira-kira 30cm.
  3. Masukkan ujung tali ke dalam lubang untuk sakelar yang terdapat pada tangki kemudian diikuti dengan sakelar otomatisnya lalu kencangkan sakelar dengan memasang murnya dari arah dalam tangki.
  4. Ikatkan salah satu pelampung(yang memiliki lubang pengikat tali di kedua ujungnya) ke tali yang telah terikat ke tuas sakelar lalu sesuaikan ketinggian pelampung dengan kebutuhan, Ujung pelampung bagian atas adalah penentu posisi maksimal ketinggian air.
  5. Ikatlah seutas tali ke pelampung kedua dengan panjang kira-kira setinggi tangki air, lalu ikatkan ujung tali tadi ke ujung bawah pelampung yang pertama, ujung bawah pelampung kedua adalah penentu posisi terendah permukaan air sebelum mesin pompa mengalirkan air kembali.
 Hal-hal yang perlu diperhatikan saat pemasangan:
  • semua tali harus dalam keadaan tegang oleh beban kedua pelampung.
  • Pelampung kedua yang berada paling bawah tidak boleh menyentuh dasar tangki, bila pelampung tersebut menyentuh dasar tangki maka mesin pompa tidak akan hidup karena tuas sakelar tidak akan tertarik oleh beban yang akan membuat sakelar menjadi "on".
Cara kerja Pelampung dan sakelar otomatis:
  1. Saat air di dalam tangki kosong maka kedua pelampung yang tergantung akan menarik tuas sakelar dan menyebabkan sakelar menjadi "on'.
  2. Pada saat sakelar "on" maka mesin pompa akan hidup untuk mengalirkan air ke dalam tangki.
  3. Air di dalam tangki akan bertanbah volumenya seiring dengan itu pelampung yang berada di bawah akan terangkat/terapung ke atas oleh air sesuai dengan ketinggian permukaan air, pada posisi ini mesin pompa masih hidup.
  4. Setelah ketinggian air dapat menyentuh kemudian mengangkat/mengapungkan pelampung yang berada di atas maka tuas sakelar akan terangkat untuk mematikan mesin pompa.
  5. Seiring dengan pemakain air maka ketinggian permukaaan air di dalam tangki lama-lama akan berkurang, kemudian satu persatu pelampung akan tergantung bebas tanpa pengaruh air, mesin air akan mati bila kedua pelampung sudah benar benar tergantung untuk menarik tuas sakelar kembali ke posisi "off".
  6. Begitulah seterusnya, sakelar akan "on" dan "off" mengukuti ketinggian permukaan air di dalam tangki.
"Pergunakanlah tali pengikat pelampung yang terbuat dari bahan tang tahan terhadap air karena menurut pengalaman saya tali bawaan sakelar tidak akan tahan lama di dalam air sehingga  lama-lama tali akan rapuh dan mudah putus."  
Sumber:
https://perawatanrtdonto.blogspot.co.id/2013/01/cara-memasang-sakelar-otomatis-pompa. html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar